Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Adsense

533 juta data pengguna Facebook Dijual Obral di Komunitas Telegram ini

[ad_1]


533 juta data pengguna Facebook Dijual Obral di Komunitas Telegram ini - Sekitar 533 juta data pengguna Facebook, meliputi user ID dan nomor telepon (HP) diperjualbelikan secara ilegal oleh hacker, dengan menggunakan bot di aplikasi pesan instan Telegram.

Seorang peneliti keamanan bernama Alon Gal mengatakan data tersebut berasal dari 19 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Kanada dan Australia. Data tersebut diambil pada tahun 2019 saat Facebook memiliki celah keamanan yang saat ini telah diperbaiki.

Gal mengatakan bahwa sang hacker memanfaatkan bot yang terdapat pada aplikasi Telegram. Bot ini dapat memungkinkan seseorang mengetahui user ID pengguna Facebook, apabila mereka sudah mempunyai nomor telepon pengguna yang dicari.

Sebaliknya, jika sudah mempunyai nomor telepon pengguna maka dapat mengetahui ID pengguna yang bersangkutan.

Agar bisa mengakses data, peminat diminta membeli kredit. Satu kredit yang diperlukan untuk membuka informasi Facebook seseorang dibanderol USD 20 (sekitar Rp 282 ribuan). Ada juga harga paketan dalam jumlah besar, yaitu 10.000 kredit dijual seharga USD 5.000 (sekitar Rp 70 jutaan).

Simak info selengkapnya di artikel dengan klik Instastory kami ya, Tech Experts!

Kredit foto: Twitter/UnderTheBreach
#facebook #telegram #teknologi #beritateknologi #beritaviral #viralindonesia #instagood #instatechnology #innovation #creative #digital #futuretech #invention #instalife #techlist #techcrunch #trending #todaytech #teknologiterkini #teknologibaru #millenials

[ad_2]

Source

4 komentar untuk "533 juta data pengguna Facebook Dijual Obral di Komunitas Telegram ini"